‘Cinta Seutas Kain’
Berawal dari baksos..
Kami mengadakan baksos di kampus
berkenaan juga dengan bulan ramadhan... pada saat itu, kami di support dari
pihak faculty dan teman-teman kami dari berbagai jurusan yang sudah ikut berpartisipasi
dalam kegiatan tersebut, banyak sumbangsi dari berbagai kalangan yang menyumbangkan
sesuatu mulai dari sembako, pakaian yang masih layak pakai, dan uang.
Singkat cerita sebelum hari H,
kami kumpul dikampus tuk kegiatan packing barang, saya dan beberapa teman termsuk
dia (Mhaya).. Hari pertama alhamdulillah kegiatan yang diselingi candaan itu
lancar.. Dihari kedua packing masih tetap sama,
tapi entah kenapa ada kain yang saya pertengkarkan dengan dia, dengan kain itu
saya sering ganggu dia, buat marah dia dan macam-macam tingkahku sampai-sampai
saya minta dia simpan kain itu tuk besok, ternyata saya tidak sangka besoknya
dia bawa lagi kain itu. Semenjak dari situlah awal komunikasi (sms) kami tercipta.
Berselang
beberapa hari lantaran sering sms bercanda, saat dikampus juga sering ngobrol,
bercanda dan tetap saja kain itu ada, disitulah saya merasakan perasaan yang
tidak biasa bahwa saya mulai menyukainya karna kesederhanaannya. Hal yang tidak
pernah saya lupakan pernah suatu ketika dia lagi asyik packing tangan kanannya
saya tarik dan saya ikat dengan memakai kain itu kekursi,, dia tidak marah malah
dia ketawa tersipu... Lucu saya suka dengan keadaan itu.. Apakah dia memiliki perasaan
yang sama dengan saya... Hanya dia dan Dia yg memliki Cinta yang tau.. Lama
kelamaan saya tambah merasakan rasa itu.. Bertepatan ramadhan ke19. Selesai
sholat subuh saya beranikan diri kerumahnya tuk mengatakan perasaanku bahwa
saya semakin hari semakin bertambah keyakinanku mencintainya.. Setibanya
dirumahnya dia lagi menjemur... Hehehe.. ketika saya selesai memarkirkan
motorku dihalaman rumahnya, saya langsung duduk diteras sambil menunggunya
selesai.. Setelah dia sudah selesai menjemur kami mulai cerita dan akhirnya
saya mengatakannya, dan dia sempat ragu dan dia berkata; saya tanya dulu
sahabatku, saya bilang memang sahabatta yang jalani.. Waktu menandakan terbitnya
sang fajar, Alhamdulillah dia mengiyakan, lewat seutas kain cinta itu tumbuh
dan kami tidak menyangka hari itu bertepatan tgl 09 09 2009 dan ramadhan ke
19..
I miss u..